Ketua, Dosen, Staf, Karyawan, Anggota BEM, Anggota HIMA dan mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Rokania, Rokan Hulu,  melakukan gerakan penanaman 1000 pohon, (Ahad 23/2/20). Kegiatan itu juga dihadiri oleh kepala desa, aparatur desa dan juga masyarakat desa Langkitin. Ketua STKIP Rokania, Desmelati, didampingi Waka I, Adiyanata dan Waka II, Putra Ginda, menyebutkan, penanaman bibit pohon gratis itu dilakukan bersama perangkat desa dan masyarakat di desa Langkitin yang berada sekitar kampus STKIP Rokania. Ia mengaku, pihaknya memperoleh ribuan bibit pohon tersebut setelah bekerjasama dengan Dinas Kehutanan Provinsi, Riau. “Kegiatan ini sebagai bentuk pengabdian kami para dosen dan mahasiswa kepada masyarakat”, buka Desmelati saat ditanyai oleh tim redaksi.

Menurut Desmelati, penanaman pohon dapat mengurangi dampak pemanasan global dengan kemampuan pohon dalam menyerap emisi karbon yang merupakan penyebab terjadinya pemanasan tersebut. Selain itu manfaatnya juga mampu mewujudkan keindahan tersendiri. “Manfaat klimatologis dengan penanaman pohon ini nanti yang kita harapkan adalah,  dengan banyaknya pohon, akan menurunkan suhu panas setempat, sehingga udara sekitarnya akan menjadi sejuk dan nyaman. Maka, pohon-pohon yang kita tanam sebagai pelindung tentu sangat besar artinya bagi alam sekitar kita”, tutur Desmelati saat ditanya perihal aksi penanaman pohon tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Adiyanata (Waka I STKIP Rokania) juga memberikan tanggapannya atas gerakan penanaman 1.000 pohon tersebut. Menurutnya, gerakan menanam 1000 pohon itu, sebagai upaya menjaga dan melestarikan lingkungan. “Sebab, pohon sangat penting bagi kehidupan manusia untuk menjaga pasokan air, mencegah terjadinya longsor, banjir, pemanasan global dan melindungi ekosistem kehidupan hewan yang ada di dalamnya” kata beliau.

Waka II, Abdul Putra Ginda mengkonfirmasi kepada redaksi bahwa 1.000 pohon yang ditanam tersebut merupakan buah kerjasama STKIP Rokania dengan dinas kehutanan provinsi Riau. Beliau juga menjelaskan perihal jenis pohon-pohon tersebut adalah pohon pelindung dan pohon buah-buahan. “Benar, pohon-pohon ini merupakan bentuk kerjasama dinas kehutanan provinsi Riau dengan kita, STKIP Rokania. Jenisnya terdiri dari pohon lengkeng, durian, rambutan, aren dan beberapa jenis pohon pelindung”, kata beliau.

Keikutsertaan seluruh mahasiswa juga mewarnai kegiatan tersebut. Ketua BEM STKIP Rokania, Tagor Matondang menegaskan bahwa mahasiswa STKIP Rokania harus selalu mengambil peran dalam hal-hal positif sebagai wujud pengabdian terhadap masyarakat. “Sebagai mahasiswa, kami akan mendukung penuh kegiatan seperti ini. Kendatipun diadakan pada waktu libur, tak masalah”, ungkapnya.

Sementara itu, kepala desa Lengkitin memberikan apresiasi yang sebesar besarnya atas kegiatan tersebut."Alhamdulillah, masyarakat kami sangat antusias dengan gerakan ini. Dan saya dari pemerintahan setempat siap melayani 1x24 jam, walaupun pada waktu libur," tutup beliau.

Bagikan :