Pasir Pengaraian,  STKIP Rokania. dikunjungi Tim Pengawasan, Pengendalian dan Pembinaan (Wasdalbin) LLDIKTI X, Senin (22/10/2018).
Tim Wasdalbin LLDIKTI X diterima oleh Ketua STKIP Rokania Dr.Desmelati, M.Sc diketuai oleh Ir. Yuniati di dampingi anggota tim yakni; Yafni Defrina,SH, Rusfian, Rida Erizal dan Dedet Rahmat Kamda
Tujuan dari kunjungan tim Wasdalbin ini untuk melakukan pengawasan, pembinaan dan pengendalian terhadap perguruan tinggi swasta.
Hadir pada kesempatan itu, Ketua Yayasan Rokan Riau Raya, Adyanata Lubis, M.Kom, Wakil Ketua I, Debby Indah, M.Pd, Wakil Ketua II, Abdul Ginda Putra Hasibuan, M.IP, Ketua Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi dan Ketua Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Ketua STKIP Rokania mengatakan bahwa LLDIKTI wil X menjalankan tugas dan fungsinya untuk meningkatkan mutu Perguruan Tinggi melalui kegiatan Wasdalbin ke PTS rutin di lakukan setiap tahun. Terkait Wasdalbin, jika ada perguruan tinggi yang keluar dari jalur tidak sesuai dengan ketentuan dari LLDIKTI maka Perguruan Tinggi berhak untuk dilakukan pembinaan terhadapnya.
Pujian untuk kegiatan Kelengkapan Sarana dan Prasarana
Ketua Tim Wasdalbin Ir Yunita mengatakan bahwa STKIP Rokania adalah salah satu Perguruan Tinggi yang aktif dalam setiap kegiatan LLDIKTI, dan beliau berkata mulai dari awal pendirian STKIP Rokania sudah mengetahui betul proses dan perkembangannya, saat ini sangat luar biasa Yayasan Rokan Riau Raya berkomitment mengembangkan kampus dengan mandiri tanpa ada bantuan dari pihak manapun, Dikonfirmasi, melalui Ketua STKIP Rokania, dalam waktu dekat STKIP Rokania akan melakukan audit Eksternal sebagai mana instruksi tim wasdalbin, berikutnya pujian juga diberikan terkait dengan keaktifan mahasiswa mengikuti kegiatan di LLDIKTI Wilayah 10 dan ditingkat nasional.
Dalam kunjungan Tim Wasdalbin, menanyakan beberapa tentang kegiatan akademik meliputi, jumlah mahasiswa aktif, buku pedoman akademik, KRS, KHS, kalender akademik, data mahasiswa, IPK tertinggi dan IPK terendah. Tim juga menanyakan tentang lama studi, data kegiatan mahasiswa, juga terkait dengan bidang ketenagaan termasuk rekapitulasi jumlah dosen tetap yayasan dan dosen luar biasa, juga termasuk beban kerja dosen dalam satu semester dan lainnya. Rilis (Humas)

Bagikan :