Analisi Nilai Budaya dalam Novel Merah Jambu Karya Reni Juniarti
Abstract
Karya sastra merupakan cerminan kehidupan masyarakat yang di dalamnya terkandung berbagai nilai, termasuk nilai budaya yang dapat dijadikan pedoman dalam kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai budaya yang terdapat dalam novel Merah Jambu karya Reni Juniarti. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Merah Jambu karya Reni Juniarti yang terdiri dari 186 halaman. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui membaca, menyimak, memberikan tanda pada bagian-bagian tertentu dalam novel, serta mencatat data berupa kutipan, dialog, narasi, dan deskripsi peristiwa yang berkaitan dengan nilai budaya. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan kajian nilai budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima jenis nilai budaya, yaitu nilai budaya hubungan manusia dengan Tuhan sebanyak 19 data, hubungan manusia dengan alam sebanyak 6 data, hubungan manusia dengan masyarakat sebanyak 8 data, hubungan manusia dengan orang lain sebanyak 41 data, serta hubungan manusia dengan diri sendiri sebanyak 1 data. Nilai budaya yang paling dominan adalah hubungan manusia dengan orang lain, yang mencerminkan kuatnya interaksi sosial dan hubungan antarindividu dalam kehidupan tokoh. Dengan demikian, novel Merah Jambu karya Reni Juniarti tidak hanya menyajikan cerita, tetapi juga mengandung berbagai nilai budaya yang dapat dijadikan pembelajaran dalam kehidupan bermasyarakat.
References
Aidini, A. N., Affandy, A. N., & Mubarok, I. W. (2018). Nilai Budaya dalam Naskah Cerita Raden Bagus Maljuna. Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 11(2), 49-56.
Amelia, S., & Afandi, N. H. (2021). Nilai budaya dalam Novel Trauma Jepang karya Mohd. Nasir. Berasa, 1(1), 1–9.
Cahyani, W. D., & Basri, D. (2024). Analisis nilai budaya dalam Novel Rumah Tanpa Jendela karya Asma Nadia sebagai alternatif bahan ajar di sekolah menengah atas. Griya Cendikia, 9(2), 575–589.
Darazah, S., Fitrah, Y., & Yusra, D. (2022). Analisis Nilai-Nilai Budaya dalam Legenda Bukit Perak sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia Kelas X SMA. Doctoral dissertation, Universitas Jambi.
Dediarman. (2018, Agustus 20). Upah-upah tradisi di Rokan Hulu. Balai Pelestarian Nilai Budaya Kepulauan Riau. Diakses 4 Desember 2019, dari https://repositori.kemendikdasmen.go.id/id/eprint/23924
Djamaris, E., Jaruki, M., Sunardjo, N., Mu’jizah, & S, Y. M. (1996). Nilai budaya dalam beberapa karya sastra Nusantara: Sastra daerah di Kalimantan. http://repositori.kemendikdasmen.go.id/id/eprint/23924
Esten, M. (2019). Sastra: Pengantar teori dan sejarah. Bandung: Angkasa.
Herlim, E., Suleman, S., Lorencius, J., Natanael, W., & Setiawan, B. (2024). Potensi 7 Unsur Budaya sebagai Atraksi Wisata di Desa Gubukklakah. Jurnal Pariwisata dan Perhotelan, 2(2), 12. https://doi.org/10.47134/pjpp.v2i2.3434
Hasanuddin. (2019). Dinamika kuasa dalam upaya pemekaran Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau. Jurnal Ilmu Pemerintahan Nakhoda, 16, 18–33. https://doi.org/10.35967/jipn.v16i28.5822
Juniarti, R. (2024). Merah jambu. Pekanbaru: Loka Media.
Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Ningsih, A. R., Arianti, R., & Nofrita, M. (2022). Prosa fiksi: Teori dan terapan. Eureka Media Aksara.
Nofrita, M. (2018). Karakter tokoh utama Novel Sendalu karya Chavchay Syaifullah. Jurnal Kata: Penelitian tentang Ilmu Bahasa dan Sastra, 2(1), 30–36.
Nuratika, N., Morelent, Y., & Ahadiat, E. (2022). Budaya lokal dalam sastra lisan Kasih Amai dan Pipik Uban di Kabupaten Rokan Hulu Riau. Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholastic, 6(1), 6–14.
Nurgiyantoro, B. (2015). Teori pengkajian fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Pebrianti, I. T. (2018). Analisis nilai budaya dalam Novel Musyahid Cinta karya Aguk Irawan MN. Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia, 1(1).
Ratna, N. K. (2015). Teori, metode, dan teknik penelitian sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sariyah Astuti dan Dian Puspita, “Aspek Psikologi Sastra dan Nilai Pendidikan Karakter dalam Novel 5 CM Karya Donny Dhirgantoro”, Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidkan, Vol. 12, No. 1, (2019), h.69.
Semi, Atar. 1988. Anatomi Sastra. Padang: Angkasa Raya.
Soekanto, S. (2014). Sosiologi suatu pengantar. Jakarta: Rajawali Pers.
Stanton, R. (2012). Teori fiksi (Terj. Sugihastuti & Rossi Abi Al Irsyad). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sudaryanto. (2015). Metode dan aneka teknik analisis bahasa: Pengantar penelitian wahana kebudayaan secara linguistis. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Susanti, J. T., & Lestari, D. E. G. (2020). Tradisi ruwatan Jawa pada masyarakat Desa Pulungdowo Malang. Satwika: Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial, 4(2), 94–105.
Tarigan, Hendry Guntur. 2013. Prinsip-Prinsip Dasar Sastra. Bandung: Angkasa.
Tomy Sayoga, “Nilai-Nilai Moral Dan Budaya dalam Kumpulan Cerpen Robohnya Surau Kami Karya A.A Navis Dan Kesesuaiannya Sebagai Bahan Pembelajaran Sastra Di Sma”, (Skripsi S1 Fbs Universitas Negeri Yogyakarta, 2012), h.13.
Wellek, R., & Warren, A. (2014). Teori kesusastraan (Terj. Melani Budianta). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Widyaningrum, A., & Hartarini, Y. M. (2023). Pengantar ilmu sastra. Pekalongan: Penerbit NEM.









